
Balige, 13 April 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Toba, Hendri Rudi Jaya Sibarani, memimpin apel pagi rutin di Markas Komando (Mako) Satpol PP Kabupaten Toba pada Senin pagi. Apel tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural, personel fungsional, serta seluruh anggota Satpol PP.
Dalam arahannya, Hendri Sibarani menekankan dua poin krusial yang menjadi agenda utama satuan dalam waktu dekat, yakni penguatan Operasi Kasih Sayang dan optimalisasi organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Satpol PP.
1. Operasi Kasih Sayang: Menjaga Masa Depan Generasi Muda
Hendri menegaskan bahwa Satpol PP Toba akan mengintensifkan Operasi Kasih Sayang. Operasi ini difokuskan pada penertiban pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah atau membolos pada jam pelajaran.
“Operasi Kasih Sayang bukan sekadar penertiban, tapi bentuk kepedulian kita terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Toba. Kita ingin memastikan para pelajar berada di tempat yang seharusnya, yaitu sekolah, untuk menimba ilmu,” ujar Hendri.
Beliau menginstruksikan personel di lapangan untuk mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam melakukan pembinaan terhadap siswa yang terjaring operasi.
2. Penguatan Peran Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Selain masalah ketertiban umum, Plt. Kasat Pol PP juga memberikan atensi khusus pada internal organisasi melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satpol PP Toba. Beliau menekankan bahwa dukungan dari para istri anggota sangat berpengaruh terhadap kinerja personel di lapangan.
- Dukungan Keluarga: Anggota DWP diharapkan terus mendukung integritas dan dedikasi suami dalam menjalankan tugas sebagai penegak Perda.
- Partisipasi Aktif: Hendri mengajak seluruh anggota DWP untuk proaktif dalam setiap kegiatan organisasi demi mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Satpol PP.
Harapan Kedepan
Mengakhiri amanatnya, Hendri Rudi Jaya Sibarani berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kedisiplinan mulai dari hal terkecil, yakni kehadiran dalam apel pagi.
“Disiplin adalah modal utama kita. Dengan disiplin yang kuat, tugas seberat apa pun, termasuk pengamanan wilayah dan pelayanan masyarakat, akan terasa lebih ringan dan terukur,” pungkasnya.
Leave a Reply